Selasa, 17 Maret 2015

"KING AND QUEEN" 1

Cerpen Aneka Remaja  

Happy Reading and enjoy :D 

NB : tokoh dalam cerita diperangi oleh beberapa artis (CJR, Bastian, Winx dll)
 




“lo harus ikut” sedari tadi Steffi terus mendesak dan memaksa Airin hingga gadis itu kesal dengan tingkah sahabatnya ini.

“Tapi, Steff-“

“Gak ada tapi-tapian, ryn. Kapan lagi coba lo ikutan” steffy tetap keukuh memaksa Airin agar sahabatnya mengikuti ajakannya.

“Steff,  gue ini tomboy gak pantes buat masuk ajang beginian. Lagian masih ada Cassie dan Bella kan ? ajak mereka aja” tolak Airin

“Justru itu rin, lo harus ikutan karna tinggal kelas kita yang sama sekali pesertanya belum terdaftar. Kita kan beda kelas sama Cassie dan Bella”

“kalo gitu, lo aja yang daftar, bereskan”

“Pokoknya lo isi formulir ini dan besok formulirnya sudah lengkap dengan data-data lo. Titik, gak pake koma dan gak ada tapi-tapian. Bye”

Baru saja gadis ini ingin membuka mulutnya sahabatnya sudah lenyap ditikungan koridor. Gadis ini mendengus sebal karena tingkah pemaksaan sahabatnya itu. Sepanjang koridor ia tak henti-hentinya mendumel ‘siapa sih yang buat audisi seperti ini ?’.

Terlalu fokus dengan kertas yang ada ditangannya hingga tak melihat keadaan sekitar,  saat membelokkan tubuhnya kearah kanan kepalanya menghantam sesuatu hingga tubuhnya mundur beberapa langkah. Ia bersyukur tidak jatuh tersungkur akibat kecerobohannya.

“LO ?” pekik Airin saat mendongakkan kepalanya dan mendapati seorang Pria yang lebih tinggi darinya tengah tengah menatapnya.

“Jalan tuh pake kaki, matanya fokus liat jalan bukan nunduk liat kertas” ujar pria ini datar. Tangannya ia masukkan ke saku celananya, bersikap cool dan cuek seperti biasanya.

“lagian ngapain sih lo berdiri ditengah jalan ? mau tebar pesona lo” balas Airin dengan sengitnya. Kali ini pria itu menyandarkan punggungnya ke dinding tak menghiraukan ucapan Airin. Dengan cepat tangannya merampas sebuah kertas dari tangan Airin lalu membacanya.

‘FORMULIR PESERTA AJANG PENCARIAN KING AND QUEEN SEJAGAD SMA TUNAS MUDA’

          Pria ini terkekeh lalu memandang Airin dengan pandangan meremehkan.  “cewek kayak loe pingin daftar jadi peserta king and queen ? gak salah tuh”

“gue tau, pasti ini kerjaan loe kan dan anak osis lainnya yang buat ajang seperti ini, kurang kerjaan” ucap Airin dengan penuh penekanan. Pria itu mengrnyitkan alis tak terima atas tuduhan gadis didepannya.

“apa-apaan loe nuduh gue sembarangan, salahin temen loe yang ngusulin ajang ini, jangan salahin gue” balas pria ini dengan penuh penekanan

“yaiyalah gue nyalahin loe. Secara lo Ketua OSIS Iqbaal Dhiyafakri dan sudah pasti loe menyetujuinyakan ?” ucap Airin dengan nada yang sedikit di lembut-lembutkan membuat buluh kuduk siapa saja yang mendengarkannya akan merinding.

“loe mau nyari ribut lagi sama gue ? mumpung koridur ini sepi airin”

***

“Steff, gue gak bisa ikut ajang ini. Malu-maluin tau gak”

“ Ya ampun Airin, lo gak usah malu. Lo satu-satunya harapan kita rin, secara loe itu kan cantik, pintar, multitalenta ya walaupun loe agk tomboy“

“tapi gue gak berbakat diajang ini, steff”

“siapa tau aja yang jadi pasangan lo nanti itu jodoh loe, rin. Lo kan udah lama nge-jones”

“sebenarnya loe daftarin gue diajang kind and queen atau diajang cari jodoh sih steff ?” ucap Airin geram

“hehe.. dua-duanya” ucap steffy dengan tampang polosnya membuat tangan Airin gatal untuk mencekik leher sahabatnya

***

Airin tengah fokus membaca buku dihadapannya. Sesekali tangannya membolak balik halaman novel tersebut kehalaman selanjutnya. Jam istirahat tengah berlangsung, gadis ini memilih duduk manis didalam kelas daripada mengikuti ajakan temannya ke kantin untuk mengisi perutnya.

“Kamu ikut ajang king and queen kan, sayang”

Suara itu memecahkan konsentrasi Airin yang tengah fokus membaca novel. Ia melirik ke arah pintu kelas dan mendapatkan seorang gadis yang tengah menggelendot manja dilengan seorang pria. Mereka adalah Salsha dan Iqbaal.

“Apa Loe liat-liat” ucapan Salsha mengarah ke Airin yang tengah menatapnya sinis. Mata Airin kemudian kembali meatap novel yang ada dihadapannya. Sesekali matanya melirik ke arah mereka berdua -Iqbaal dan Salsha- memperhatikan gerak gerik mereka Dilihatnya Iqbaal tampak risih akibat kelakuan Salsha yang menggelendot manja dilengannya.

“Kamu harus ikut yah. Nanti kita yang akan menangin king and queen itu, kita kan cocok dan sangat cocokkan, sayang ?” ucap salsha dengan manjanya.

“Sha, lepasin tangan loe, gue risih tau gak” perkataan Iqbaal berhasil membuat Airin cekikikan. Salsha melepaskan tangannya dan mengerucutkan bibirnya, kemudian berahli menatap Airin yang tengah menatap novelnya.  

“heh ? lo ngetawain gue, hah ? lo cemburu liat gue deket sama Iqbaal ?’ semprot salsha. Airin mengahlikan pandangannya ke arah Salsha.

“siapa yang ngetawain loe, gue ngetawain novelnya kok, ceritanya lucu. Tentang si cewek centil yang dicuekin terus sama si cowok hahaha...” tawa biadap Airin.

“lo nyindir gue” ucap salsha dengan tatapan sinisnya

“lo tersindir yah” ucap Airin dengan tatapan tak kalah sinisnya

bersambung dulu...